Sate Kambing Pak Nyoto
- Nama: Sate Kambing Pak Nyoto
- Alamat: JL. WR. Supratman (Depan Bharata), Tulungagung, East Java
Sate kambing daerah Tulungagung cukup banyak, namun menurut saya,
sate kambing Pak Nyoto adalah yang paling enak. Memang, tempatnya agak kecil, sehingga terkadang harus menunggu pembeli lainnya selesai makan baru bisa dapat tempat duduk. Selain sate kambing, gulai kambingnya bumbu kuningnya sangat nikmat pas untuk pasangan sate kambing dengan bumbu kecapnya.
Mampir ya kalau ke Tulungagung, tempatnya di depan Bharata cafe atau klentheng Tulungagung.
Upacara Adat Temanten Kucing
Ritual “Temanten Kucing” yang digelar warga Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, tak bisa dilepaskan dari tradisi nenek moyang mereka. Tradisi itu merupakan bagian dari upaya warga untuk memohon turunnya hujan manakala terjadi musim kemarau panjang. Sayangnya, perhelatan ritual “Temanten Kucing” kini tak sesakral ritual serupa yang dilangsungkan pada tahun-tahun sebelumnya. Perhelatan ritual “Temanten Kucing” saat ini cenderung semakin instan. Banyak tradisi-tradisi unik yang merupakan bagian dari prosesi “Temanten Kucing” yang kini justru dihilangkan. Tiga tahun lalu, suasana sakral masih mewarnai prosesi “Temanten Kucing”. Saat itu, prosesi ritual ini masih menampilkan sejumlah keunikan. Misalnya, ketika pasangan manten kucing dipertemukan menjadi pengantin di pelaminan, beberapa wanita tua ikut tampil melantunkan tembang dolanan khas Jawa.
"Uyek-uyek ranti, ono bebek pinggir kali, nuthuli pari sak uli, Tithit thuiiit… kembang opo? Kembang-kembang menur, ditandur neng pinggir sumur, yen awan manjing sak dulur, yen bengi dadi sak kasur,” Begitu syair tembang dolanan berbahasa Jawa yang tiga tahun lalu masih dilantunkan wanita-wanita tua dalam ritual “Temanten Kucing”.Tembang dolanan itu dilantunkan seraya memegangi dua tangan pasangan pengantin kucing. Usai melantunkan tembang dolanan, mereka melempar-lemparkan buah pisang ke arah ribuan warga. Karuan saja, warga yang berjubel menyaksikan jalannya ritual “Temanten Kucing’ saling berebut buah pisang yang diyakini bisa memberikan berkah.
Prosesi mempertemukan pasangan “Temanten Kucing” cukup dihelat dengan pembacaan doa yang diikuti sejumlah sesepuh desa. Begitu doa-doa selesai, maka tuntas sudah perhelatan pengantin kucing. Sehingga timbul kesan, ritual “Temanten Kucing” cenderung simple dan instan. Ambengan (sesajian) yang disuguhkan di pelaminan kucing lanang (kucing jantan) dan kucing wadon (kucing betina) juga tak sesemarak ritual serupa sebelumnya. Biasanya, warga menyediakan ambengan lengkap dalam jumlah banyak. Namun, kali ini terlihat hanya ada sebuah ambengan yang ditaruh di dekat kursi pelaminan pengantin kucing.
Toh demikian, ritual “Temanten Kucing” tetap saja berlangsung marak. Maklum, ritual ini memang diyakini warga setempat sebagai wahana untuk memohon turunnya hujan. ‘’Awalnya, tradisi “temanten Kucing” memang menjadi sarana nenek moyang untuk memohon turunnya hujan,”
Jepun Resto Tulungagung
Warung AG-One Tulungagung
![]() | |
| salah satu menu di AG ONE |
Warung AG ONE ini terletak di alan MT Haryono no. 77B kabupaten Tulungagung.
Sangat dekat dengan kota dan mudah dijangkau.
Bagi anda yang suka hunting makanan khas dan tradisional mungkin AG One adalah salah satu tempat terbaik dengan tempat yang ditata begitu nyaman , baik bagi kalangan muda ataupun keluarga.
Harga yang diberikan pun tidak terlalu mahal sehingga masih cukuplah bagi kantong rata - rata.
Yang mungkin paling menjadi perhatian di waroeng AG One ini adalah tema yang diambil.
Mengambil sebuah tema pedesaan sehingga disebut warung kampung maka akan membuat kita seperti makan di daerah pedesaan yang sejuk dengan kolam dan air serta suasana yang nyaman karena tempat makan disini di dominasi oleh bambu.
Soal makanan yang disajikan , tentu saja chef handal dari pihak AG ONE telah memberikan yang terbaik sehingga memberikan mahakarya yang indah dan menarik serta lezat tentunya.
Apa saja yang menjadi andalan dari waroeng Kampoeng AG ONE ini ,
beberapa yang paling terkenal adalah ayam panggang dan gurami nya yang diolah begitu sempurna dan minuman yang variatif membuat kita dipastikan bingung memilihnya ( Selama kantong cukup lho )
Selain itu jika kita ingin memesan AG ONE dalam acara hajatan pun juga bisa dan tentu saja akan mendapat pelayanan yang sama dan mungkin harga bisa miring sedikit.
Karena itu sebagai warga tulungagung , jangan sampai melewatkan untuk mampir ke AG ONE ini dan mencoba dashyatnya berkuliner ria di waroeng kampoeng ini.
Semoga sedikit informasi ini dapat membantu anda dalam mencari tujuan wisata kuliner anda, terutama pendatang dan wisatawan yang datang berkunjung ke Tulungagung.
Pantai Sine Tulungagung
![]() | ||
| view of Sinei Beach |
Tulungagung memiliki lebih dari 15 pantai yang tersebar di sepanjang pantai selatan wilayah Tulungagung.
Dalam kesempatan kali ini ,kita akan membahas salah satu pantai yang saat ini tidak asing lagi di telinga warga Tulungagung dan sekitarnya Yaitu Pantai Sine.
bahkan pamor pantai Sine semakin membahana tidak seperti pantai popoh yang semakin di tinggalkan para penikmat wisata Alam pantai.
Bisa jadi Pantai Sine adalah Balinya Tulungagung.
Pantai Sine terletak di desa Kalibatur, kecamatan Kalidawir, 35 Km arah selatan kota Tulungagung. Pantai Sine ini merupakan pantai bebas dengan ombak yang cukup besar selain itu Pantai Sine ini merupakan pantai alam berbentuk teluk di pesisir selatan Kabupaten Tulungagung.
Pantai ini menampilkan pemandangan yang begitu Indah dan fantastis serta mengagumkan .
Bahkan andai saja dikelola lebih baik lagi ,pamor pantai Sine akan bisa seperti pantai pasir putih Prigi di Trenggalek.
![]() | |
| keindahan pantai sine |
Selain menyajikan keindahan alami Pantai Sine ini juga menyajikan keragaman budaya lokal masyarakat sekitar, seperti kesenian wayang kulit yang dipertunjukkan setiap tanggal satu suro.
Ditambah lagi, prosesi larung sesaji yang dipercaya untuk mengusir semua hal-hal buruk atau pun acara mencuci atau memandikan senjata kuno seperti keris dan tombak dari para sesepuh masyarakat.
Walaupun begitu Keindahan pantai sine sangat memanjakan mata setiap pengunjungnya .
Akses jalan pun kini semakin dipermudah walau mungkin masih agak sulit medannya namun ini sebuah tantangan tersendiri,sehingga banyak orang yang memilih alternatif wisata alam ke pantai sine sebagai tujuan utama.
Dari pantai Sine ini kita dapat menikmati banyak wisata pantai lainnya di Tulungagung karena letaknya yang sangat berdekatan.
karena itu ,sangat tepat sekali jika Pantai Sine menjadi alternatif yang pantas untuk para pembaca yang suka dengan wisata alam berupa Pantai ,terutama warga Tulungagung dan sekitarnya.
Keindahan pantai dan masyarakat nya yang ramah terhadap pengunjung dapat menjadikan daya tarik tersendiri untuk datang kesana.
Pantai Sine diharapkan menjadi ikon wisata pantai Baru di tulungagung menggantikan pantai Popoh yang semakin tenggelam pamor nya.
Wisata Monyet di Ngujang
Di Tulungagung memiliki banyak sekali pemakaman yang menarik untuk di kunjungi.
Salah satu diantaranya adalah pemakaman Ngujang yang terletak di desa ngujang - kedungwaru - Tulungagung.
Pemakaman Ngujang ini sangat mudah didatangi dan posisinya sangat mudah dijangkau karena terletak di tepi jalan raya provinsi,dari arah utara anda akan melewati sebuah jenbatan yang menghubungkan wilayah ngantru dengan ngujang yang terpisahkan oleh sungai brantas.
Dari jembatan ini,tepat di kanan jalan dari utara tempat pemakaman ngujang berada.
Selain posisinya yang mudah,kompleks pemakaman ini juga dapat kita kenali dengan adanya kompleks pemakaman tionghua di depannya.
lantas apa yang menjadikan kompleks pemakaman ngujang ini menjadi sangat terkenal di kalangan masyarakat ?
Ciri khas dari pemakaman ngujang ini adalah adanya beberapa monyet yang jumlah nya nggak sedikit sobat.
Kita bisa menikmati banyak hal bukan hanya melihat makam makam yang berjejer rapi tapi juga kenampakan alam yang sangat indah dengan suara dan tingkah monyet yang bergelantungan.
Di sini juga kita dapat menikmati 3 wisata sekaligus,yaitu alam,religi,dan mitologi.
Makam ngujang ngujang memang sangat erat hubungannya dengan mitos yang lekat dengan mitos keberadaan kera kera didalmnya.
Konon monyet disini merupakan jelmaan manusia yang melakukan pesugihan di pemakaman ngujang ini.
seperti hal nya tempat yang dianggap keramat dimanapun, kompleks makam ngujang ini juga menjadi incaran para pencari pesugihan dari berbagai kota.
Padahal hal itu tentu merupakan sebuah tindakan musrik yang sangat dilarang agama.
Namun sepertinya pesona makam ngujang memang masih sangat kuat dan sejak lama telah menjadi tujuan banyak orang yang iseng mengadu nasib disini.
Banyak nya pohon yang ukurannya besar dan tinggi serta keberadaan kera dan makam yang dikeramatkan begitu juga sumur tua yang konon menjadi media pesugihan menjadikan kompleks pemakaman ini sangat dinikmati bagi para supranaturalis dan pencari kekayaan instan yang sesat.
Padahal jika kita lihat,apa yang mereka lakukan itu merupakan sebuah tindakan menyekutukan Tuhan YME dengan bangsa jin yang jelas neraka adalah tempat berakhirnya.
Hal ini pulalah yang membuat rumor di banyak kalangan masyarakat kalau monyet disini adalah manifestasi dari pencari pesugihan yang disini.
Konon jumlah monyet disini selalu tetap dan tidak berubah sepanjang waktu.
Ada mitos yang beredar, jika kita tidak sengaja menabrak monyet disini hingga mati maka hal yang kita lakukan adalah sama seperti yang kita lakukan pada manusia,seperti selamatan dan lain nya.
Ada hal unik lain,seperti jika kita melihat sesama monyet bertarung dan salah satu nya mati,maka kita akan mendapat musibah nantinya sama seperti jika menabrak lari monyet disini.
percaya tak percaya, itu semua merupakan mitos di kompleks makam ngujang ini.
Namun dengan tanpa mengesampingkan mitos yang kental ini,kompleks makam ngujang ini sudah cukup dengan keindahan yang ada,apalagi didepan makam sekarang ini ditanami bunga bunga yang semakin membuat indah area ini.
Kompleks makam ngujang ini menjadikan destinasi transit yang cocok bagi sobat yang akan masuk ke kawasan Tulungagung dengan berfoto dan menikmati keindahan didalamnya.
Langganan:
Postingan (Atom)











