Weekly post

Tampilkan postingan dengan label Life Style. Tampilkan semua postingan
  • Jadwal kegiatan HUT Tulungagung ke 809


    Berikut jadwal acara dan kegiatan dalam rangka hari jadi Kabupaten Tulungagung ke 809:
    - 23 Oktober sampai 9 November "Tulungagung Expo" Lap. Pasar Pahing, Bintang tamu OM Sonata, OM Palapa, OM Nirwana, OM Scorpio dll
    - 1-3 November "Festival Budaya dan Pariwisata Tulungagung" GOR Lembupeteng
    - 2 Nopember 08.00 "Road Race" Jl A Yani Timur (Depan Pemkab)
    - 6-7 November 07.00 "Prosesi Jamasan Kyai Upas" Pendopo Kanjengan
    - 7 November "Festival Band SMA/SMK" Lap Beta Tulungagung
    - 8 November "Musicology Alter Ego" spesial guest star Band Superman Is Dead (SID) dan Saint Loco Stadion Rejoagung
    - 9 November "Lomba Burung Berkicau Bupati Cup" Hutan Kota
    - 9 November 12.30 "Pentas Seni Tradisional Tiban" GOR Lembu Peteng
    - 11-13 November "Kontes Pameran Ikan mas koki dan Lomba memancing" Dinas Kelautan
    - 11-13 November 08.00 "Festival Karawitan dan Tetembangan" Sanggar Bhakti
    - 12-16 November "Badminton Bupati Cup" GOR tri dharma dan GOR sembung
    - 15 November "Bazar Pelajar antar SMA/SMK" Lapangan BETA Tulungagung
    - 15 dan 22 November 19.00 "Lomba Keroncong" Balai Budaya Alun-alun
    - 16 November 06.00 "Adventure Trail" Bukit Srabah
    - 16 November 08.00 "Drag Bike" Jl A Yani Timur (Depan Pemkab)
    - 18 November 08.00 "Arak-arakan Bersih Nagari Kirab Panji" start hal pemkab finish pendopo
    - 22 November 08.00 "Gerak Jalan Napak Tilas" Pasar Kliwon Kalangbret-Pendopo.
    - 22 November 07.00 "Parade Drumband TK se Tulungagung" Hal Pemkab
    - 23 November 19.00 "Pertandingan Tinju" Jl Antasari
    - 23 November 08.00 "Adventure/Jambore Motorcross" Tanggunggunung
    - 23 November 10.00 "Festival Jaranan" GOR Lembu Peteng
    - 11 Desember 08.00 "MTQ" Masjid Al Munawar Alun-alun
  • Menjadikan alun-alun Tulungagung sebagai taman kreativitas

    Seperti inilah suasana alun-alun Tulungagung, atau yang dikenal dengan sebutan Taman Kusuma Wicitra. Kesan asri, hijau, rindang, dan  menyejukkan akan terucap dalam hati setiap orang yang singgah di sini. Hampir setiap hari libur atau malam panjang, alun-alun ramai pengunjung. Sekedar santai, atau sedang melakukan aktivitas lain seperti olah raga, bermain, atau pun berlatih sesuatu.
    Saya hanya membayangkan, alangkah senangnya seandainya orang yang berkunjung ke tempat ini tidak hanya sekedar kongkow-kongkow, menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih untuk bersantai sambil cuci mata menikmati pesona taman ini, tetapi juga diarahkan agar mereka dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang lebih produktif dan bermanfaat bagi orang lain sesuai dengan potensi dan kreativitas yang mereka miliki.
    Caranya dengan menyediakan beberapa sarana penunjang yang memungkinkan mereka (pengunjung) dapat mengekspresikan segala potensi dan kreativitas yang dimilikinya di tempat ini.Dan itu harus melibatkan campur tangan pemerintah daerah setempat dan ihak-pihak terkait yang berkepentingan.
    Untuk mengakomodir mereka yang punya potensi di bidang IT dan melek teknologi, perlu dibangun fasilitas hotspot gratis dan beberapa perangkat komputer lengkap dengan segala acessories yang dibutuhkan, sehingga orang yang datang ke alun-alun tujuannya sambil nge-net, pada menenteng laptop atau komputer tablet, atau yang tidak punya laptop bisa menggunakan fasilitas komputer yang tersedia di sana.
    Dengan demikian, alun-alun tidak hanya sekedar taman yang untuk dinikmati keindahannya, melainkankalau bisa juga menjadi ajang tongkrongannya mereka-mereka yang punya ide-ide cemerlang dan kreatif untuk selanjutnya saling berbagi ilmu dan sharing pengetahuan satu sama lain dan bila perlu didorong untuk berlomba mengembangkan atau mengelola sebuah project teknologi informasi semacam website, media teleconference yang dapat memungkinkan warga dapat menjalin komunikasi dengan kerabat sedang berada di luar daerah atau di luar negeri (seperti TKI/TKW) dengan ditampilkan pada layar lebar kaya “Nobar”,  atau bentuk teknologi informasi yang inovatif lainnya yang sekiranya dapat  bermanfaat bagi  masyarakat serta dalam rangka  mempromosikan Tulungagung di dunia maya.
    Untuk anak-anak yang hobi musik, theater, nge-band, perlu disediakan panggung hiburan yang dapat dipergunakan untuk mementaskan kebolehannya sambil untuk menghibur masyarakat yang mengunjungi alun-alun. Segala sarana dan prasarana yang diperlukan semuanya disediakan secara gratis oleh dinas terkait yang mebidanginya. Anggaplah semua biaya yang dipergunakan untuk membiayai pementasan tersebut, sebagai bentuk pengeluaran pemerintah setempat dalam rangka menyediakan layanan publik yang menghibur dan mendorong kreativitas seni anak-anak muda di Tulungagung.  Pengeluaran pemerintah menjadi tidak sia-sia karena dipergunakan untuk memberikan hiburan kepada warga sekitar, dan ekpresi anak-anak muda kita menjadi lebih terarah ke hal-hal yang lebih positif dan bermanfaat.
    Satu lagi, anak-anak muda yang berbakat mengajar, atau punya latarbelakang kependidikan apapun dan punya naluri mengajar, atau siapalah yang kepengin mengabdikan dirinya untuk berbagi ilmu dengan anak-anak muda yang lainnya, khususnya yang sudah putus sekolah, ada baiknya jika mereka diberdayakan. Buat semacam sekolah/kursus secara terbuka, beri kesempatan orang-orang berbakat untuk sharing ilmu kepada anak-anak lain yang kurang beruntung, Dinas terkait tinggal menyedikan sarana-prasrana penunjangnya, seperti papan tulis, komputer, proyektor, alat-alat peraga yang diperlukan untuk mengajar. Anak-anak yang berbakat direkrut untuk menjadi pematerinya/pengajarnya, dan mereka diberikan honor sepantasnya sebagai bentuk penghargaan atas sumbangsihnya mengajarkan anak-anak yang lain yang belum punya kesempatan melanjutkan ke sekolah formal. Anak-anak kurang mampu atau yang putus sekolah  ditawarkan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan paket pelatihan ketrampilan, pendidikan singkat atau pelatihan lainnya yang sekiranya bermanfaat untuk membekali mereka, mengembangkan pengetahuan mereka, agar kelak bisa mandiri. Kegiatan tersebut bisa diselenggarakan di ruang terbuka di area Taman Kusuma Wicitra atau memanfaatkan ruangan-ruangan tertutup disekitar alun-alun seperti ruang aspirasi yang berada di kompleks DPRD atau di Balai Rakyat  agar tidak terganggu dengan kebisingan pengunjung yang lainnya.
    Coba kalau pemikiran seperti di atas bisa diwujudkan, orang yang datang ke alun-alun bisa diarahkan untuk hal-hal yang lebih positif, lebih produktif, dan berfikir kreatif. Mereka datang kesana tidak hanya untuk sekedar cuci mata, nongkrong, ngerumpi ngalor ngidul atau melakukan aktivitas-aktivitas  yang kurang bermakna. Dengan sedikit sentuhan saja, alun-alun kebanggaan warga dan pemda Tulungagung ini nantinya bukan tidak mungkin akan menjadi ajang untuk mengasah ilmu, mengasah kreativitas dari anak-anak yang berbakat, punya dedikasi untuk mengabdi dan berbagi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi masyarakat yang lain. Tentu tidak terlalu sulit jika ada kemauan untuk mewujudkannya. Tulungagung tentunya punya banyak anak-anak berpotensi dan berbakat di luar sana.  Jika mereka tidak diberikan kesempatan dan diberdayakan untuk ikut memikirkan masa depan Tulungagung, akan sangat disayangkan.
    Saatnya para anak muda Tulungagung mengekspresikan ide-ide cemerlang  yang kalian miliki, untuk berbagi sesuatu yang akan bermanfaat untuk masyarakat lain dan memajukan kota kita tercinta, Tulungagung.
    Jadikan alun-alun kita, sebagai tempat lesehannya orang-orang yang berbakat mengekspresikan potensi yang dimilikinya dan membagikan kepandaiannya untuk kebaikan bersama, orang-orang yang ingin belajar serta memiliki orientasi jauh ke depan orang-orang yang mampu  menelorkan ide-ide cemerlangnya, dan bermimpi mewujudkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat buat orang lain, khususnya buat membangun masyarakat Tulungagung.
    Salam Guyub Rukun
    (Dimuat ulang  dari blog pribadi  http://mimpitulungagung.blogspot.com/)
    foto-foto koleksi pribadi…



    >> kompasiana
  • Angkringan, dari Jogja ke Tulungagung


    Kemunculan tiga warung kaki lima "angkringan" di Kota Tulungagung mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar.

    Meski belum menimbulkan efek "keramaian" yang fenomenal, kehadiran tiga angkringan atau lebih dikenal dengan sebutan "warung sego kucing" itu cukup menarik perhatian banyak pihak di Kota Marmer.

    "Rasanya seperti sedang di Yogyakarta lagi. Faktanya, masih banyak pengunjung angkringan yang menyampaikan respek mereka terhadap keberadaan warung yang menjadi salah satu ikon atau ciri khas kehidupan sosial di daerah sepanjang Solo-Yogyakarta tersebut.

    Selain di jalan raya jurusan Tulungagung-Kediri, dua warung angkringan lain teridentifikasi Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru dan di jalan lingkar Tulungagung-Trenggalek, tepatnya di Desa Boro, Kecamatan Ngantru.

    Tidak hanya gerobak angkring terbuat dari kayu jati yang menjadi ciri khas angkringan Yogyakarta yang didatangkan secara khusus ke Tulungagung, tetapi hampir seluruh ornamen, peralatan, bahkan seluruh menu makanan dibuat sama persis dengan produk aslinya.

    Satu-satunya yang membedakan antara angkringan yang ada di Jawa Tengah dengan yang sekarang ada di Tulungagung adalah menu minuman kopi.

    Angkringan di daerah Jawa Tengah yang masyarakatnya memang tidak memiliki tradisi "ngopi", biasanya sajian kopi dibuat dalam gelas berukuran jumbo atau semijumbo, dengan kwalitas rasa yang rendah.

    Sementara warung angkringan yang saat ini ada di Tulungagung, sajian kopi disuguhkan kepada pembeli dalam wadah gelas berukuran kecil dengan kwalitas rasa lebih baik, mengikuti selera rasa masyarakat lokal yang memang memiliki tradisi "ngopi" atau "nyethe" setiap hari. 


    >> seputartulungagung
  • Pendaki Gunung Tulungagung [ PGT ]

    Pendaki Gunung Tulungagung
    Pendaki Gunung Tulungagung
    Wadah untuk berkumpulnya orang-orang yang menyukai kegiatan outdoor atau di lingkungan luar yang berhubungan langsung dengan alam bebas. Seperti camping, panjat dinding, mendaki gunung, wisata pantai dan air terjun juga reboisasi di beberapa kesempatan.
    Organisasi atau komunitas pecinta alam memang sudah lama ada di Indonesia, namun untuk PGT [ Pendaki Gunung Tulungagung ] sendiri baru terbentuk dan terlahir di tahun 2014. IPG [ Ikatan Pendaki Gunung ] Jawa Timur adalah inspirasi atas terbentuknya PGT. Peresmian berdirinya PGT dilaksanakan dan dilakukan oleh para pencetusnya di Gunung Arjuno 3.339 Mdpl pada tanggal 20/04 – 2014.
    Sampai saat ini PGT sudah memiliki banyak anggota dan partisipan di dunia nyata maupun di dunia maya. Di dunia maya atau internet di jejaring sosial Facebook untuk yang ingin tahu sekedar nimbrung atau yang berminat untuk bergabung dalam komunitas bisa langsung join di grub PGT [ Pendaki Gunung Tulungagung ].
    Di dunia nyata anggota-anggota PGT yang ikut berbagai kegiatan outdoor juga ada dari berbagai kalangan baik anak-anak, remaja dan orang tua, laki-laki perempuan. Semua boleh dan pintu selalu terbuka untuk mereka yang berminat bergabung.
    Diawal terlahirnya PGT [ Pendaki Gunung Tulungagung ] sudah merilis dua video pendakian yang pertama Pendakian Gunung Arjuno – PGT dan Summit Mahameru – PGT yang bisa dilihat di situs YouTube. Dalam setiap pendakian PGT akan mendokumentasikan perjalanan baik dengan foto maupun video. Untuk memotivasi dan mengedukasi masyarakat, anak-anak muda Tulungagung khususnya agar  memiliki pengetahuan akan secuil keindahan negerinya juga memberikan kegiatan yang positif untuk bisa mencintai, menghargai dan menjaga keindahan negerinya.
  • Peresmian Terminal Gayatri Tulungagung

    Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Suroyo Ali Muso meresmikan Terminal Penumpang Tipe A (Gayatri) Kabupaten Tulungagung, Rabu, 29 Oktober 2014. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan untaian bunga melati serta peninjauan ke Terminal Penumpang Tipe A (Gayatri) Kabupaten Tulungagung oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
    Peresmian Terminal Penumpang Tipe A (Gayatri) Kabupaten Tulungagung selain dihadiri Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia juga dihadiri antara lain  Bupati Tulungagung, Kepala Dinas Perhubungan  dan LLAJ Propinsi Jawa Timur, Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Tulungagung, Sekda Tulungagung, Kepala Dinas/Badan/Bagian lingkup Pemkab Tulungagung, Kepala Dinas Perhubungan  Kabupaten Blitar, Kediri  dan Trenggalek serta undangan lainnya.
    Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Suroyo Ali Muso, dalam sambutannya antara lain berpesan terminal yang sudah dibangun secepatnya diserahkan kepada pemerintah daerah. Selanjutnya pemerintah daerah agar segera menyediakan anggaran salah satunya untuk perawatan. Selain itu, juga meminta agar pemerintah daerah lebih ketat memeriksa kelaikan kendaraan dan memberikan keamanan serta keselamatan bersama.
    Dalam sambutanya Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, Msi berharap Terminal Gayatri Tulungagung segera dapat melaksanakan pelayanan secara optimal sesuai dengan pengertian Terminal yang merupakan unit pelaksana yang bertugas untuk penyelenggaraan operasional terminal penumpang dan menjamin terjaganya kualitas pelayanan angkutan.
    Ditambahkan oleh Bupati Tulungagung dalam hal ini Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung mempunyai program kebijakan berlalulintas yang ber empati yaitu menciptakan kondisi lalulintas yang di dalamnya mengandung unsur-unsur keselamatan dengan menekan tingkat kecelakaan.
    >> humas tulungagung
  • Upacara Sumpah Pemuda di Pemda Tulungagung

    Ribuan Pemuda  dari berbagai lembaga mulai dari SD, SMP, SMA, SMK , Mahasiswa, Ormas Pemuda se Kabupaten Tulungagung selasa, 28 oktober 2014 mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Tulungagung, tahun 2014.  Upacara yang  berlangsung di Halaman Kantor Pemkab Tulungagung ini juga diikuti oleh Anggota TNI Kodim 0807, Anggota Polisi Polres Tulungagung serta PNS di Kabupaten Tulungagung.
    Pada Upacara Peringatan hari Sumpah Pemuda kali ini selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dan dihadiri Unsur Forpimda Kabupaten Tulungagung,  Kepala SKPD Terkait Lingkup Pemkab Tulungagung, Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Pengurus Dharma Wanita Kabupaten Tulungagung, Pengurus GOW ,  dll..
    Dalam sambutanya Wakil Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM diacara ini  mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 86 tahun ini yang mengangkat tema ” Bangun soliditas Pemuda Maju dan Berkelanjutan, “tema tersebut mengandung pesan bahwa kita berupaya agar para pemuda dapat memainkan peranya secara optimal sebagai perekat persatuan bangsa dalam pembangunan nasional, soliditas pemuda sangat penting artinya untuk mencapai kemajuan pemuda sebagai syarat utama kemajuan suatu bangsa. “jika pemuda solid maka bangsa kita akan semakin maju, kuat dan bersatu, sehingga pembangunan dapat kita laksanakan secara lancar dan berkelanjutan.” Tegas Wabub.
    >> humas tulungagung
  • Penampakan Terminal Tulungagung

    terminal tulungagung 800
    Inilah penampakan terminal Baru Tulungagung, dan “Gayatri” diambil sebagai namanya. Mungkin proyek ini tergolong lama karena baru bisa selesai kurang lebih setelah 3 tahunan. di awal 2014 ini akhirnya difungsikan secara normal artinya Bus semua bisa masuk dan keluar di jalur yang berbeda, karena awalnya masih menggunakan satu jalur dan harus balik arah masuk dan keluar di pintu yang sama.
    Kesan bersih sudah terlihat di terminal ini dan semoga nantinya akan menjadi salah satu icon kota yang mencerminkan bersihnya Tulungagung
    >> seputarta
  • Senam Korpri Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Tulungagung


    Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Tulungagung patut berbangga, pasalnya pada hari Rabu (24/9) Tim Senam Korpri BNN Kab. Tulungagung meraih 2 Trofi (Juara Harapan 2 dan Juara Favorit) dengan mengalahkan puluhan peserta, baik dari SKPD Kabupaten Tulungagung, Instansi Vertikal maupun lembaga lainnya. Perlombaan senam yang bertempat di aula Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Tulungagung tersebut diselenggarakan dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXI tahun 2014 dengan tema Olahraga Satukan Semangat Bangsa sebagai upaya menggerakan masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai alat pemersatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebelum acara dimulai, Bupati Tulungagung Sahri Mulyo, S.E. menghimbau kepada seluruh masyarakat, “Saya mengajak kepada semua Kepala SKPD, Camat, Kepala Desa untuk menggerakkan masyarakat dan swasta ikut berpartisipasi dalam pembudayaan olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana olahraga pendanaan serta even-even olahraga baik rekreasi, pendidikan maupun prestasi. Dan dapat menjadi penggerak dan fasilitator dalam mewujudkan aktivitas olahraga di masyarakat sebagai gaya hidup (life style) dengan menganjurkan kegiatan-kegiatan di hari Jumat atau hari libur lainnya di instansi, sekolah dan masyarakat.”

    >> BBNK Tulungagung
  • UPACARA PERINGATAN HARI PRAMUKA YANG KE 53 DI KWARCAB KABUPATEN TULUNGAGUNG


    Pada hari Kamis, tanggal 4 September 2014, Kwartir Cabang Pramuka se Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan Peringatan Hari Pramuka ke 53 di Sanggar Bhakti Pramuka Kabupaten Tulungagung. Kegiatan tersebut diikuti seluruh anggota Pramuka se Kabupaten, SKPD dan beberapa instansi pemerintah vertikal termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung. Wakil Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Bhirowo., M.M. bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam kesempatan ini, beliau membacakan Sambutan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka dengan tema,”Mantapkan Pembentukan Karakter Kaum Muda Melalui Gugus Depan Terakreditasi”.Melalui sambutan tersebut, Pembina Upacara menyampaikan pentingnya peran manusia dalam era globalisasi yang penuh dengan kemajuan IPTEK. Oleh karena itu, bangsa Indonesia perlu membangun manusia yang berkarakter, menciptakan bangsa berwatak kuat. Bukan hanya membangun manusia atau pemuda yang cerdas yang menguasai  ilmu pengetahuan, tetapi juga pemuda yang tangguh kepribadiannya, luhur budi perkertinya, menjunjung kesatuan dan persatuan Indonesia. 
    >> BBNK Tulungagung
  • Adipura Kencana 2014 untuk Tulungagung

    Untuk kesekian kalinya Tulungagung mendapatkan Adipura Kencana 2014. Tulungagung salah satu dari 6 kota dengan kategori sedang yang tahun ini dipilih mendapatkan gelar bergengsi ini. Banyak klaim tentang keberhasilan ini namun yang pasti kerja keras jajaran Dinas PUPPW (Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Prasarana Wilayah) patut dihargai.
    Masih jelas diingatan ketika Erupsi Gunung kelud belum lama ini, dan pekerjaan berat bagi para tim kebersihan di saat hari libur dan mereka terus bekerja keras demi kebersihan Tulungagung, memang  kalau saja tidak segera dibersihkan abu vulkanik pastinya akan menyulitkan bagi pengendara sepeda motor / mobil karena banyak potensi kecelakaan apabila tidak segera dibersihkan.
    Disaat banyak pejabat punya klaim atas keberhasilan ini pasukan biru ini tetep bekerja dengan sepenuh hati….Terimasih Pasukan Biru…
    >> Seputarta
  • Crown Victoria Hotel Tulungagung

    Crown Victoria Hotel 
    jl. Supriadi komplek Nirwana Plaza Tulungagung

    Berikut adalah tampilan sekilas dari hotel tersebut, jadi bila ada yang mampir ke Tulungagung, dan menginap di kota ini, silahkan untuk dijadikan referensi..












  • Copyright © 2013 - MieKuah - All Right Reserved

    TULUNGAGUNG Online Nda.. Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan